logo
:. Group FB .:
::. Link Pendidikan .::
:. LIVE Radio Streaming .:

Tertarik Punya ? Klik Disini

::. TRAFFIC .::
widgeo.net
Welcome
image

TEI - SMKN 7 Semarang

Jam-Tanggal-Sekarang
:. TOOLS AREA .:

ADMIN Login

Kontak Kami

Download

Bahan Ajar

Twitter

Youtube

INSTITUSI PASANGAN

 

 

 

RSS Feed

Penguat Sinyal Kecil

Penguat Sinyal Kecil

 

Penguat sinyal kecil terdiri dari :

1. Penguat Common Base

2. Penguat Common Emitter

3. Penguat Common Collector

 

Tujuan percobaan ini adalah mencari karakteristik masing-masing penguat meliputi : Penguatan tegangan, penguatan arus, penguatan daya, resistansi input, resistansi output, impedansi input dan impedansi output.

1. Penguat Common Base

    Penguat Common Base juga dikenal dengan penguat dengan basis ditanahkan. Penguat ini dapat menghasilkan penguatan tegangan antara sinyal masukan dan keluaran, tetapi tidak penguatan arus. Karakteristiknya adalah impedansi masukan kecil dan impedansi keluaran seperti pada penguat common emitter. Karena arus masukan dan keluaran mempunyai nilai yang hampir sama, kapasitor stray dari transistor tidak terlalu berpengaruh dibandingkan pada penguat common emiter. Penguat common basis sering digunakan pada frekwensi tinggi yang menghasilkan penguatan tegangan lebih besar daripada rangkaian dengan 1 transistor lainnya. Di atas frekwensi corner kapasitor antara basis dan ground pada rangkaian akan menghasilkan pentanahan sinyal AC yang efektif pada basis transistor.

2. Penguat Common Emitter dengan RE

   Penguat Common Emitter sering dirancang dengan sebuah resistor emiter (RE). Resistor ini menghasilkan bentuk dari umpan balik negatif yang dapat digunakan untuk menstabilkan titik operasi DC dan penguatan AC.

3. Penguat Common Collector

Penguat Common Collector juga disebut pengikut  emiter (emiter follower) karena tegangan sinyal keluaran pada emiter hampir sama dengan tegangan masukan pada basis. Penguat tegangan ini selaulu lebih kecil dari satu, tetapi mempunyai penguatan arus yang tinggi dan biasanya digunakan untuk mecocokan sumber dengan impedansi tinggi ke beban yang impedansi rendah. Penguat ini mempunyai impedansi masukan besar dan impedandi keluaran rendah.

 

 

Sun, 13 Feb 2011 @22:19


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+0+8

Copyright © 2017 TEI - SMKN 7 Semarang · All Rights Reserved